Senin, 28 Oktober 2019

Waspada Gejala Ruam Pada Bayi

Waspada Gejala Ruam Pada Bayi

Bunda, sebagai orang tua khususnya bagi yang memiliki anak masih bayi, tentunya siaga dan menjaga buah hati dari berbagai hal seperti penyakit apalagi kulit bayi yang masih sensitif. Terkadang bayi yang masih sering mengompol, sering kita pakaikan popok bayi untuk mengatasinya. Namun hal ini juga menjadi masalah yang bisa menimbulkan ruam pada kulit bayi. 

Sebagai salah satu cara untuk mengatasi ruam, anda dapat menggunakan diaper cream bayi untuk kulit ruam yang terkadang muncul dan menjadi masalah. Cegah ruam bayi dengan diaper cream ini sendiri menjadi hal yang cukup ampuh untuk dilakukan. Salah satu deaper cream bayi yang bisa anda coba adalah diaper cream dari Sleek Baby.

Bagi anda sendiri yang belum tau, ruam pada kulit bayi adalah sebuah iritasi yang timbul akibat bakteri dibobok ditambah dengan pemakaian popok yang terlalu ketat pada bayi. Ruam ini sendiri muncul dengan kulit bayi yang nampak bengkak dan seringkali membuat bayi anda akan tak nyaman dalam melakukan pergerakan-pergerakan. Biasanya ruam ini terjadi pada bayi yang berusia 9 bulan sampai 1 tahun.

Untuk itu, penting bagi anda sebagai orang tua untuk memerhatikan dan mengetahui tanda-tanda munculnya ruam pada kulit si kecil. Ada beberapa hal yang bisa menjadi tanda ruam itu muncul. Berikut beberapa tanda atau gejala ruam yang terjadi pada bayi :

1. Timbul iritasi diarea pantat dan selangkangan bayi dengan memerahnya kulit dan jika disentuh terasa hangat. Iritasi ini biasanya akan muncul pada area-area tubuh bayi yang dipakaikan popok. Jadi anda pun perlu selalu memerhatikan bagian tubuh si kecil terutama yang dipakaikan popok saat mengganti popok tersebut.

2. Muncul bintik-bintik merah pada kulit bayi. Bintik merah ini biasanya muncul samar-samar jadi anda pun harus benar-benar jeli.

3. Bayi akan selalu merengek dan merasa tak nyaman saat melakukan pergerakan diarea kaki. Hal ini karena ruam seringkali muncul diarea tersebut, sehingga saat si kecil menggerakan kaki akan selalu merasa tak nyaman.

Itu tadi seputar beberapa tanda dan gejala munculnya ruam pada si kecil. Jika tak kita tangani dengan benar, ruam ini saat kering justru akan membuat kulit terkelupas dan kulit si kecil pun akan menjadi kasar dan mudah terkena iritasi lainnya.

Selasa, 22 Oktober 2019

Mewaspadai Rhinitis Alergi dengan Langkah Pencegahan yang Tepat

Mewaspadai Rhinitis Alergi dengan Langkah Pencegahan yang Tepat

Gangguan bisa datang dari mana saja saat Anda beraktivitas, termasuk dari hadirnya alergi yang menyerang tubuh Anda. Meskipun demikian, setiap orang bisa saja menderita berbagai alergi tergantung bagaimana kondisi tubuhnya. Maka dari itu, alergi perlu diwaspadai karena bisa menyerang ketika sesuatu hal datang dan menyebabkan terjadinya alergi. 

Termasuk rhinitis alergi yang bisa menyerang siapapun. Rhinitis alergi akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman terutama pada area rongga hidung. Sudah ada banyak website kesehatan yang mengulas seputar penyakit yang satu ini seperti pada laman berikut https://www.guesehat.com/rhinitis-non-alergi-non-allergic-rhinitis dan artikel berikut akan mengulas seputar beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya rhinitis alergi. Berikut ini beberapa diantaranya :

Bersihkan perabotan rumah

Setiap rumah tentu tidak hanya diisi oleh orang-orang yang tinggal dirumah tersebut saja. Di dalam rumah terdapat pula perabotan rumah yang digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Perabotan rumah seperti meja, kursi hingga hiasan dinding perlu menjadi perhatian karena bisa menjadi awal mula penyebaran rhinitis alergi di rumah Anda.

Saat perabotan yang ada di dalam rumah Anda tidak dibersihkan dengan baik, maka perabotan tersebut akan menajdi sarang debu dan kotoran. Debu yang menempel pada perabotan rumah perlu diwaspadai karena menjadi penyebab utama terjadinya rhinitis alergi. Bersihkan debu dengan menggunakan lap basah agar debu bisa terangkat dan tidak menyebar kemana-mana. Rhinitis alergi pun bisa dicegah dengan merawat perabotan agar bebas dari debu.

Jangan memasukkan pakaian lembab ke dalam lemari

Saat musim penghujan, salah satu masalah utama yang dihadapi oleh banyak orang adalah saat mencuci pakaian. Karena, pakaian akan lebih sulit kering ketika tidak ada terik matahari langsung yang bisa mengeringkan pakaian. Akibatnya, pakaian menjadi lembab dan tak jarang pakaian yang lembab harus dimasukkan ke dalam lemari.

Memasukkan pakaian lembab ke dalam lemari bukanlah cara yang tepat apabila Anda ingin menghindari rhinitis alergi. Sebab, pakaian lembab yang dimasukkan ke lemari akan membuat jamur berkembang biak di pakaian tersebut. Tumbuhnya jamur akan diikuti pula dengan menyebarnya bakteri penyebab rhinitis alergi. Oleh karena itu, keringkan pakaian terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam lemari agar Anda terbebas dari rhinitis alergi.