Jumat, 27 Maret 2020

Gejala Kanker Serviks dan Cara Mengatasinya


Gejala Kanker Serviks dan Cara Mengatasinya

Bagi wanita, penyakit yang mengerikan dan berbahaya adalah kanker serviks atau kanker mulut rahim. Kanker ini merupakan sel kanker yang tumbuh di leher rahim yang penyebabnya adalah HPV atau human papillomavirus. Penyebab terkena HPV itu sendiri bisa karena berhubungan seksual baik itu bersenggama dan juga oral seks. Selain itu bagi wanita yang mempunyai lebih dari satu pasangan seksual, merokok, dan juga mempunyai penyakit seksual yang menular juga dapat lebih mudah terkena penyakit kanker serviks ini. 

Kanker serviks ini akan sangat berbahaya ketika dideteksi pada stadium lanjut. Tetapi ketika masih stadium awal masih bisa ditangani dengan berbagai pengobatan yang bisa dilakukan. Oleh karena itulah Anda perlu untuk mengetahui gejala kanker serviks dini sehingga dapat melakukan pemeriksaan dan kemudian melakukan pengobatan.

Adapun untuk gejala awal dari penyakit kanker serviks adalah:

1. Gejala pertama adalah terjadi pendarahan dari vagina di luar menstruasi. Apabila pendarahan terjadi setelah berhubungan seksual atau setelah menopause maka sebaiknya segera periksa ke dokter.
2. Gejala selanjutnya adalah mengalami keputihan dengan tekstur yang encer, warnanya coklat, bercampur darah, dan mempunyai bau busuk.
3. Mengalami nyeri panggul dan punggung yang tidak kunjung sembuh.
4. Mengalami sakit ketika buang air kecil dan ketika berhubungan seksual.
5. Mengalami buang air kecil yang disertai darah.

Sehingga apabila ada tanda atau gejala seperti yang disebutkan di atas, maka sebaiknya segera periksa ke dokter. Dengan mendeteksi kanker serviks semenjak dini maka akan lebih baik karena dapat untuk melakukan pengobatan yang dibutuhkan semenjak dini. Selain itu Anda juga perlu untuk melakukan pap smear atau skrining serviks dengan rutin atau secara berkala untuk dapat mendeteksi kanker serviks. 

Karena pada umumnya banyak tanda yang tidak disadari sehingga kanker serviks diketahui ketika sudah dalam stadium lanjut sehingga sangat berbahaya dan mempunyai kemungkinan sembuh yang juga lebih kecil. Selain dengan melakukan pap smear setiap 3 tahun, wanita juga bisa melakukan langkah pencegahan yang bisa dilakukan agar terhindar dari kanker serviks.

1. Menghindari seks beresiko

Cara pertama yang bisa digunakan untuk menghindari agar tidak terkena kanker serviks adalah dengan menghindari seks yang beresiko. Misalnya saja seperti yang telah disebutkan bahwa seks yang beresiko seperti oral, mempunyai partner lebih dari satu, dan tidak menggunakan kondom merupakan hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya penularan penyakit seksual menular yang juga membuat lebih mudah terkena kanker serviks. Oleh karena itulah, sebaiknya hindari perilaku seks yang beresiko seperti berhubungan dengan satu pasangan saja dan mempraktikkan seks aman lainnya.

2. Vaksin HPV

Cara selanjutnya yang bisa digunakan untuk menghindari resiko terkena kanker serviks adalah dengan melakukan vaksin HPV. Vaksin ini dapat mengurangi resiko terkena kanker serviks, sehingga sangat efektif apabila Anda juga tidak mempunyai gaya hidup lainnya yang bisa menyebabkan terkena kanker serviks. Vaksin ini bisa diberikan pada perempuan mulai usia 10-13 tahun.

3. Menghindari rokok

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk menghindari terkena kanker serviks adalah dengan tidak merokok. Baik perokok pasif ataupun aktif akan lebih rentan untuk terkena kanker serviks. Sehingga selain dengan mengenal beberapa gejala kanker serviks, Anda juga bisa melakukan upaya pencegahan lainnya agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit yang mematikan bagi wanita ini.


0 komentar:

Posting Komentar